Perilaku Kerja

Ini Dia, Tips Menjadi Karyawan yang Oke di Bulan Pertama Masuk Kerja

Setelah Anda berhasil diterima di sebuah perusahaan, tentunya harus bersiap diri untuk menjadi karyawan baru yang oke di kantor.

Anda pun akan berhadapan dengan tugas-tugas kantor, rekan kerja baru, dan budaya kerja yang diterapkan di perusahaan.

Pastinya, Anda ingin melakukan hal tersebut dengan baik, sayangnya hal tersebut tidak mudah dilakukan. Namun bukan berarti Anda tidak bisa melakukannya.

Oleh karena itu, berikut akan dipaparkan tentang tips menjadi karyawan baru yang oke di bulan pertama. Ini dia ulasannya.

1. Displin dan Penuhi Aturan di Kantor

Karyawan baru biasanya selalu menjadi pusat perhatian para senior di kantor. Apa-apa yang dikerjakan dan dilakukan selalu akan diberikan komentar entah itu positif atau negatif.

Tetapi, jika Anda ingin menjadi karyawan baru yang oke, maka yang harus dilakukan adalah displin dan memenuhi apa yang menjadi peraturan di kantor.

Tentu, bukan untuk mencari perhatian rekan kerja ataupun atasan. Melainkan karena memang Anda harus melakukannya sesuai yang beralku di kantor.

Hal ini terkadang lupa dilakukan oleh karyawan baru. Adapula yang menganggapnya sesuatu yang sepele.

Padahal displin dan memenuhi aturan ini adalah Langkah awal untuk membangun kualitas terbaik dan citra positif dalam diri Anda.

Jika Anda masih bingung melakukannya, mulailah membangun hal tersebut dengan datang tepat waktu ke kantor, berpakian rapi dan sesuai, menjaga kebersihan meja kantor, dan melakukan ‘’tradisi’’ yang ditetapkan kantor apabila hal tersebut untuk kebaikkan.

2. Jangan Malu untuk Bertanya

Bertanya

‘’Malu bertanya sesat dijalan’’ adalah ungkapan yang pasti tidak asing lagi dibenak Anda. Ungkapan tersebut menyiratkan bahwasannya ketika ada sesuatu yang tidak diketahui adalah dengan menanyakannya pada yang lebih tahu.

Ibaratnya ketika Anda sedang berada dijalan dan belum mencapai suatu tujuan, maka tidak mau harus menanyakan entah itu pada peta, lewat GPS, atau pada orang-orang di sekitar.

Nah, begitu pula saat Anda menjadi karyawan baru. Jika tidak ada yang dimengerti ada baiknya untuk menanyakan hal tersebut pada atas, teman satu divisi, atau satu tim.

Ketika Anda bertanya, tidak akan meruntuhkan harga diri Anda. Jangan berpikir Anda akan dianggap tidak kompeten. Justru sebaliknya, jika bekerja dengan asal-asalan dan sok tahu, mereka akan berpikir demikian.

Bersikaplah sewajarnya dan kritis atas instruksi atau pekerjaan yang belum diketahui.

Mereka pun tentunya akan senang bila mendapatkan pertanyaan dari juniornya. Bahkan, dengan hal tersebut membuka peluang untuk bisa lebih akrab dengan orang-orang yang ada di sekitar Anda.

Baca juga: Yuk Lebih Produktif! Ini Tips Mengatur Waktu dan Mood Bagi Freelancer

3. Kembangkan Potensi dalam Diri

Langkah berikutnya agar bisa menjadi karyawan baru yang oke adalah dengan terus mengembangkan potensi dalam diri.

Artinya, jangan cepat puas dengan keahlian yang Anda miliki sekarang. Jika saat bekerja Anda menemukan peluang baru untuk mengembankan diri terutama yang berhubungan dengan pekerjaan, maka ambilah kesempatan tersebut.

Keahlian tersebut akan bermanfaat jika tidak saat ini bisa untuk masa depan. Jadi, jangan buang kesempatan tersebut dengan percuma.

Apalagi jika atasan Anda yang secara tidak langsung memintanya untuk mengikuti tersebut.

Boleh jadi, keahlian-keahlian yang dipelajari akan membentuk Anda menjadi pribadi terutama karyawan yang sangat dibanggakan.

4. Tetapkan Target dengan Jelas

Tetapkan target kerja

Langkah berikutnya untuk bisa jadi karyawan oke di bulan pertama adalah menentukan target dengan jelas.

Target yang dibuat adalah hal-hal yang akan Anda kerjakan dikantor. Dimana target tersebut biasanya berisi pula tentang deadline pekerjaan yang harus dicapai.

Biasanya, dengan terbiasa mengerjakan target tersebut pekerjaan akan mudah diselesaikan.

Anda pun bisa mengklasifikasikan pekerjaan yang mudah dan sulit. Sehingga bisa menentukan pekerjaan mana yang terlebih dahulu akan diselesaikan.

Bagi Anda yang bekerja di dunia marketing, hal ini bisa menjadi sesuatu yang penting dan harus jelas agar perusahaan bisa bertumbuh dengan baik.

5. Menjalin Pertemanan yang Baik dengan Rekan Kerja

Langkah berikutnya untuk bisa menjadi karyawan baru adalah dengan menjalin pertemanan yang baik dengan rekan kerja.

Jadikan rekan kerja di kantor seperti keluarga bagi Anda karena setidaknya hampir setiap hari dengan waktu yang lama Anda akan bersama dengan mereka.

Jika Anda memilih untuk menjadikan mereka sahabat alangkah lebih, namun harus tetap bersikap profesional saat bekerja.

Menjalin hubungan yang baik ini sangat perlu untuk bisa beradaptasi di kantor. Mereka pun akan senantiasa membantu Anda bila membutuhkan bantuan.

Terbentuknya tim yang solid biasanya karena memang orang-orang yang ada di tim tersebut sudah terjalin pertemanan yang baik, sehingga tidak canggung lagi untuk bekerja sama.

Adapun cara untuk menjalin pertemanan tersebut adalah dengan mengikuti kebiasaan yang dibangun sesama antar kota, turut terlibat aktif dalam kegiatan kantor, berusaha untuk memberikan bantuan, mengajak ngobrol terlebih dahulu, saling berteman di dunia maya, dan lain sebagainya.

6. Amati, Tiru, dan Modifikasi

Amati, tiru, modifikasi

Pernah mendengar tentang sistem amati, tiru, modifikasi atau ATM ini? Jika pernah, maka kini saatnya untuk menerapkan hal tersebut di dunia kerja Anda.

Jika saat bekerja, ada karyawan senior atau pimpinan Anda sering memberikan inspirasi sehingga terbesit untuk bisa seperti mereka, maka gunakanlah sistem ini.

Amati bagaimana mereka bekerja sehingga dalam pekerjaanya atau hasil keputusannya selalu tepat.

Jangan sungkan pula untuk bertanya pada mereka, karena biasanya mereka pun akan senang bila diberikan pendapat atau masukan.

Bukan tidak mungkin lagi, apabila Anda mencontoh mereka akan memberikan pula dampak yang baik untuk kehidupan Anda kelak, terutama di dunia kerja.

Namun yang pasti, mereka yang tengah berada di puncak kesuksesan pasti pernah mengalami kegagalan yang boleh jadi tidak Anda ketahui secara detail.

Oleh karena itu, saat bekerja Anda menemukan sesuatu yang tidak sesuai rencana. Janganlah berputus asa. Teruslah melangkah dan minta pendapat, saran, masukan dari orang-orang sukses tersebut.

Apalagi jika pimpinan atau mentor Anda bekerja memberikan target yang dirasa cukup berat, belum lagi bila mereka dikenal ‘’galak’’ dan sebagainya.

Janganlah cepat menyerah, jadikan hal tersebut sebagai pembelajaran. Jika Anda bekerja disana sudah lama, pasti akan terbiasa dengan tekanan-tekanan tersebut karena sudah berhasil melaluinya.

7. Jangan Berharap Terlalu Tinggi

Diterima di sebuah perusahaan idaman yang juga bonafit kerap kali akan membuat siapapun bangga. Termasuk bila Anda salah satunya.

Karena itu, banyak karyawan baru yang menganggap setelah bekerja di perusahaan bonafit akan membayangkan hal-hal yang baik, positif, nyaman dan sebagainya.

Membayangkan hal-hal tersebut memang tidak dilarang. Akan tetapi, jangan berharap lebih akan situasi yang selalu baik-baik saja.

Kuatkan mental dan juga kemampuan Anda. Ketika diterima di perusahaan yang bonafit pastikan tekanan kerja akan besar, pekerjaan akan banyak, dan persaingan antar karyawan pasti akan terjadi.

Belum lagi Anda harus siap menerima atasan yang tidak sesuai harapan. Oleh karena itu, sebelum berharap terlalu tinggi dan membayangkan sesuatu yang indah.

Alangkah lebih baik untuk menyiapkan mental menghadapi hal tersebut. Ketika hal tersebut benar-benar terjadi saat Anda berada disana, mental Anda telah siap menerima hal tersebut.

Dan hal seperti itu biasanya akan membuat rekan-rekan kerja salut terhadap sikap yang Anda tunjukkan.

8. Berkata Jujur dan Bersikap Positif

Berpikir positif

Kejujuran adalah kunci utama seseorang akan mempercayai Anda. Tanpa hal tersebut tidak akan mudah orang percaya bahkan semua orang akan menjauh dari Anda.

Kejujuran bukan hanya harus diterapkan untuk anak-anak kecil semata. Tetapi, orang dewasa pun perlu bersikap jujur.

Oleh karena itu, jika Anda ingin menjadi karyawan yang oke berkatalah dengan jujur.

Jadi orang jujur apa adanya dan tidak berlebihan. Dengan begitu, Anda akan dikenal sebagai karyawan baru yang benar-benar oke dan layak untuk menjadi karyawan teladan.

Selain itu, bersikaplah positif jangan sampai berbuat yang tidak seharusnya sehingga Anda kehilangan kesempatan bahkan kehilangan karir.

Pada dasarnya berkata jujur itu mudah. Adapun yang susah adalah gengsi yang tinggi, tidak mau mengalah terhadap sesuatu, dan merasa paling benar.

Percayalah, dengann bersikap jujur Anda akan menjadi pribadi yang luar biasa, sekalipun itu harus berkata jujur akan kebenaran yang sangat pahit.

Baca: 8 Tips Mendapatkan Pekerjaan Baru Di Masa Pandemi

9. Mengobrol dengan Pimpinan

Saat mendengar kata pimpinan, boleh jadi Anda akan takjub bahkan merinding dibuatnya. Bertemu dengannya saja terkadang segan apalagi harus mengobrol dengan pimpinan yang memiliki jadwal padat.

Ya, perkara mengobrol dengan pimpinan ini memang suatu kesempatan langka yang boleh jadi tidak semua membayangkan hal ini.

Namun, jika Anda berhasil melakukan hal ini, bisa jadi akan dicap sebagai karyawan baru yang oke karena berani melakukan hal tersebut.

Tetapi, sebaiknya jangan niatkan untuk hal tersebut karena dimatanya Anda tidak terlihat tulus untuk bertemu atau mengobrol dengannya.

Niatkan memang karena ingin belajar banyak dari pimpinan Anda. Oleh karena itu, jika ada kesempatan untuk bertemu dengannya baik itu di lift, ruang kerja, rapat, dan lain-lain gunakan kesempatan tersebut untuk mengobrol dan berdiskusi dengannya walaupun sebentar.

Saat tiba waktunya untuk bertemu dengan pimpinan tanyakan sesuatu yang berhubungan dengan pekerjaan. Atau minta pendapatnya tentang sebuah proyek yang dikerjakan.

Tidak perlu dipaksakan di hari itu juga Anda menanyakan pekerjaan. Tetapi sapa, salam, senyumlah terlebih dahulu. Baru dikesempatan lain, Anda bisa mengobrol dengannya.

10. Menerima Tantangan dengan Penuh Semangat

Semangat kerja

Hal berikutnya yang perlu Anda lakukan untuk bisa menjadi karyawan baru yang oke adalah dengan menerima tantangan dengan penuh semangat.

Energi semangat Anda akan menular para karyawan-karyawan senior. Terlepas itu mereka merasa terancam atau tersaingi, setidaknya Anda bisa menjadi pemantik untuk mereka.

Apalagi pimpinan divisi pun akan mengapresiasi atas karyawan barunya yang bergairah. Artinya, ada harapan untuk bisa mencapai target bersama jika dilalui dengan penuh semangat.

Maka dari itu, ketika diberikan proyek yang menantang jangan langsung berpikir ‘’’saya tidak bisa’’ tetapi katakana saya akan bisa melakukannya.

Jika tantangan tersebut memang benar-benar belum pernah Anda kuasai sebelumnya. Percayalah, para atasan dan rekan kerja pun tidak akan membiarkan Anda begitu saja.

Karena itu terkait citra perusahaan, mereka pun akan turut serta. Yang terpenting adalah semangat terlebih dahulu.

Akhir kata, semoga informasi tentang tips menjadi karyawan baru yang oke di Bulan pertama ini bermanfaat untuk Anda. Selamat bekerja.

Published by
Afifah

Recent Posts

  • Mencari Kerja

Bisakah Melamar Kerja Meski Tidak Ada Lowongan? Berikut Tipsnya

Melamar kerja tanpa ada lowongan?Memang Bisa? Why Not? Anda bisa coba tips berikut ini! Apakah…

17 jam ago
  • Karier

8 Tips Mengembalikan Semangat Kerja Setelah Liburan

Liburan adalah sesuatu yang menyenangkan, terutama bagi para karyawan. Sayangnya, bila liburan terlalu lama pun…

3 hari ago
  • Umum

5 Drama Korea yang Mengajarkanmu Tentang Lika-Liku Dunia Kerja

Apakah Anda menyukai drama korea? Drama Korea memang identik dengan tema romantis. Tteapi selain itu,…

1 minggu ago
  • Sampingan

Cara Membuat Business Plan Sederhana dan Efektif untuk Karyawan

Apakah Anda seorang karyawan dan berencana untuk menjalankan bisnis? Jika iya, maka sebelum menjalankan bisnis…

3 minggu ago
  • Karier

Pengertian dan Tugas General Manager

Menjadi seorang general manager bukanlah perkara yang mudah. Walaupun memiliki gaji yang cukup besar, tanggung…

3 bulan ago
  • Perilaku Kerja

8 Kebiasaan Buruk Saat Duduk yang Dapat Membahayakan Kesehatan Pekerja Kantoran

Bekerja keras dan cerdas memang sangat diperlukan. Tetapi jangan lupa harus memperhatikan pula kesehatan. Karena…

3 bulan ago