Jadi Karyawan

Tips Meningkatkan Keahlian Interpersonal dalam Karir

Tips Meningkatkan Keahlian Interpersonal dalam Karir

Ketika melamar suatu pekerjaan, yang akan dinilai oleh HRD salah satunya adalah keahlian interpersonal. Keahlian interpersonal adalah perilaku agar bisa berkomunikasi dengan orang lain secara efektif.

Dan keahlian ini sangat membantu Anda untuk menjalani proses wawancara pekerjaan atau bahkan bertahan di tempat kerja.

Jika Anda ingin bekerja di suatu perusahaan, atau dimanapun Anda bekerja. Kemampuan interpersonal yang biasanya dibutuhkan adalah komunikasi, managemen konflik, empati, leadership, kemampuan mendengarkan orang lain, kemampuan negosiasi, kemampuan memecahkan masalah, teamwork, dan sikap positif.

Meningkatkan keahlian interpersonal memang tidak semudah yang dikatakan. Perlu dibarengi dengan kebiasaan, sehingga nantinya bisa menjadi sebuah kepribadian. Lantas, bagaimana sih meningkatkan keahlian interpesonal? Simak ulasannya berikut ini.

Cari Mentor

Cara pertama yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan interpersonal skill adalah mencari mentor. Mentor adalah seseorang yang bisa Anda percayai, atau orang yang Anda kagumi dan hormati.

Tentunya dengan skill interpersonal yang baik. Sehingga orang tersebut layak untuk Anda jadikan sebagai teladan.

Anda bisa mencari mentor dari dosen di kampus, yang biasanya memang memiliki interpersonal skill yang cukup bagus.

Atau, Anda juga bisa menjadikan orang tua Anda sebagai teladan dan meminta nasihan kepadanya bagaimana untuk meningkatkan interpersonal skill.

Mintai mereka nasihat untuk bisa meningkatkan kemampuan interpersonal. Dengan pengalaman yang mereka miliki, tentu saja Anda bisa terinspirasi dan mengikuti jejak mereka dalam mengembangkan diri. Jangan takut untuk meminta bantuan orang lain agar bisa menjadikan diri lebih baik.

Baca: Tips Menghadapi Lingkungan Kerja yang Tidak Nyaman

Ikuti Workshop atau Kelas Online

Anda juga bisa mengikuti workshop atau kelas online untuk meningkatkan keahlian iinterpersonal. Biasanya, di kampus-kampus banyak sekali seminar atau workshop yang menyediakan.

Ambil kesempatan itu untuk belajar dari pemateri workshop. Dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Karena keahlian interpersonal juga akan menjadi kebiasaan Anda, ketika Anda mempraktikan apa yang Anda pelajari dari workshop.

Ketika itu menjadi kebiasaan, maka nantinya akan menjadi kepribadian, yang mana Anda akan spontan melakukan hal-hal yang berhubungan dengan kemampuan interpersonal. Seperti misalnya kemampuan untuk negosiasi dan komunikasi dengan orang lain.

Mengamati Orang-orang di Sekitar

Jika Anda terlalu malas untuk ikut workshop atau seminar, Anda juga bisa melakukan hal-hal sederhana untuk meningkatkan keahlian interpersonal, salah satunya adalah mengamati orang-orang di sekitar Anda.

Setiap manusia pasti memiliki kesempatan untuk bersosialisasi, meskipun dalam lingkup kecil seperti keluarga, sekolah, tempat kuliah, atau tempat kerja.

Perhatikanlah orang-orang di sekitar Anda yang menurut Anda memiliki keahlian interpersonal. Dan cobalah terapkan pada diri sendiri.

Cara ini bisa membuat keahlian interpersonal Anda meningkat sedikit demi sedikit. Dengan begitu, Anda bisa terus mengasahnya dan menjadi ciri khas pada diri Anda nantinya.

Sehingga, saat wawancara di tempat kerja, atau bahkan Anda yang sudah bekerja bisa mengubah diri sendiri menjadi lebih baik.

Biasakan Terlibat dalam Kerja Tim

Jika Anda terbiasa bekerja sendiri, atau sudah mencap diri sendiri sebagai ekstrovert yang terlalu nyaman untuk bekerja sendiri, sekarang saatnya Anda mengubah kebiasaan itu.

Paksa diri sendiri untuk keluar dari zona nyaman, biasakan diri terlibat untuk kerja tim. Karena hal ini bisa meningkatkan keahlian interpersonal dalam karir.

Mulai sekarang, jangan pernah ingin bekerja sendirian. Carilah terus peluang untuk mencari tim kerja. Dengan begitu keahlian interpersonal Anda akan terus terasah.

Dengan bekerja tim, kemampuan komunikasi Anda juga akan lebih baik. Cara menyampaikan informasi, memahami instruksi, memberi pendapat, mendengarkan pendapat orang lain, memecahkan masalah juga akan menjadi lebih baik lagi.

Keluarlah dari zona nyaman Anda, maka Anda akan bisa meningkatkan keahlian interpersonal tanpa Anda sadari.

Terus Jaga Etika Bekerja

Banyak pekerja yang biasanya menjaga etika kerja saat-saat pertama mereka bekerja. Misalnya, Anda Anak baru yang belum setahun bekerja.

Karena masih takut dengan lingkungan tempat bekerja, maka kebanyakan dari mereka akan terus menjaga etika saat bekerja.

Seperti datang tepat waktu, mengerjakan tugas tanpa ditunda-tunda, disiplin, sopan kepada rekan kerja lain dan atasan, dan hal lainnya.

Tidak sedikit dari pekerja yang mulai mengubah etika mereka bekerja setelah dua tahun lebih mereka bekerja. Mereka mulai merasa santai saat bekerja, dan merasa tidak harus terburu-buru mengerjakan suatu pekerjaan.

Padahal deadline sudah di depan mata. Datang ke kantor yang awalnya sering tepat waktu, sekarang jadi molor dan lebih santai.

Nah, hal tersebutlah yang harus Anda hindari. Pastikan Anda selalu konsisten menjaga etika kerja. Karena dengan menjaga etika kerja, selain meningkatkan keahlian interpersonal Anda juga bisa menjaga hubungan baik di tempat kerja. Apalagi dengan atasan.

Selalu Siap Menerima Kritik

Jika Anda ingin memiliki keahlian interpersonal dalam karir, hal utama yang tidak boleh Anda lewatkan adalah siap menerima kritik membangun.

Jika Anda tidak pernah mendapatkan kritik, Anda pasti akan merasa kebingungan, apakah yang dilakukan Anda benar atau tidak.

Anda bisa meminta kritik kepada rekan kerja Anda atau kepada atasan. Minta mereka mengkritik Anda terutama yang berkaitan dengan keahlian interpersonal.

Sehingga, nantinya Anda bisa tahu kekurangan apa yang harus diperbaiki dalam diri. Hal ini bisa menjadi bahan evaluasi tersendiri.

Karena tidak sedikit orang yang tidak ingin mendapatkan kritikan. Sehingga, hal tersebut berakibat dia menjadi orang yang sangat monoton. Kapasitas dirinya hanya sampai disana saja, tidak akan bertambah.

Latihan Mendengarkan Orang Lain

Keahlian interpersonal yang tidak kalah penting adalah pandai mendengarkan orang lain, atau bahasa lainnya yaitu menjadi pendengar yang baik. Menjadi pendengar yang baik juga merupakan keahlian interpersonal yang akan mendukung karir Anda.

Dengan menjadi pendengar yang baik, ketika Anda punya klien dan bercerita tentang keluhan mereka, mereka akan merasa dihargai dan akan mempercayai perusahaan Anda. Dengan begitu, akan terjadi hubungan baik Antara klien dan Anda.

Karena, ternyata tidak semua orang mampu mendengarkan orang lain dengan baik. Mungkin mereka adalah pencerita yang baik, atau komunikasi mereka baik, tapi tidak sedikit yang melewatkan melatih dirinya menjadi pendengar yang baik.

Mulai dari sekarang, ketika ada orang lain yang sedang bercerita kepada Anda. Seperti misalnya, teman kerja Anda sedang memiliki masalah. Dengarkan mereka dengan seksama, jangan diabaikan.

Karena ketika Anda mengabaikan satu orang yang menurut Anda tidak penting, maka secara tidak langsung Anda melatih diri untuk juga tidak mendengarkan orang penting berbicara.

Selalu Menunjukan Rasa Percaya Diri

Untuk meningkatkan keahlian interpersonal dalam karir yang tidak kalah penting adalah kepercayaan diri. Tunjukanlah sikap percaya diri di tempat kerja.

Jangan pernah menunjukan kelemahan Anda, atau Anda akan selalu diragukan oleh siapapun, termasuk atasan Anda. Mereka tidak akan mempercayakan pekerjaan yang penting kepada Anda jika Anda tidak percaya diri.

Salah satu hal yang juga menunjukan sisi percaya diri Anda adalah ekspresikan pendapat. Ketika dalam suatu rapat, jangan hanya menjadi pendengar. Anda harus bisa memberikan pendapat ketika pimpinan rapat meminta pendapat orang-orang yang hadir.

Jangan pernah merasa bahwa mungkin pendapat Anda konyol, bodoh, atau tidak akan didengarkan. Percaya dirilah bahwa mungkin saja ide yang Anda berikan di saat rapat adalah ide yang tidak pernah orang lain fikirkan. Maka dari itu, Anda harus tetap percaya diri.

Tanamkan Sikap Empati

Empati adalah salah satu hal yang bisa membantu meningkatkan keahlian interpersonal dalam karir. Empati artinya menempatkan diri dalam posisi orang lain.

Mencoba merasakan apa yang mereka rasakan. Karena tanpa adanya empati, kesalahpahaman dalam tempat kerja akan mudah sekali terjadi.

Itulah kenapa sikap empati sangat penting agar keahlian interpersonal Anda tetap terasah. Sehingga, ketika ada masalah atau keterlambatan pengerjaan tugas yang diberikan kepada rekan kerja, bisa diselesaikan dengan kepala dingin.

Empati juga bisa membantu Anda merespon situasi dengan tepat, tidak dengan cara marah-marah atau selalu bersikap menuntut ketika misalnya ada keterlambatan pengerjaan tugas oleh rekan kerja.

Keterampilan Providing Feedback

Keterampilan untuk memberikan umpan balik juga merupakan keahlian interpersonal dalam karir. Umpan balik adalah bentuk komunikasi yang disampaikan kepada orang lain agar mereka tahu dampak dari perilakuknya kepada Anda ataupun orang lain.

Umpan balik juga bisa berupa tanggapan Anda terhadap suatu hal, seperti misalnya Anda mendengarkan keluh kesah orang lain dan Anda memberikan tanggapan yang tepat kepada mereka. Tidak semua orang mampu memberikan umpan balik yang bagus.

Bahkan jika Anda memberikan umpan balik yang buruk, maka hubungan Anda dengan orang tersebut bisa dipastikan akan langsung renggang.

Selalu Tersenyum

Tidak sedikit orang yang baru masuk ke sebuah kantor di sebuah perusahaan merasa terintimidasi. Hal disebabkan karena karyawan kantor di tempat tersebut tidak melemparkan senyuman padanya. Tanpa kita sadari, senyuman memberikan efek yang sangat luas.

Ketika kita mendapatkan senyuman dari orang tersebut, meskipun tidak mengatakan apa-apa, kita akan merasa dihargai, merasa disambut, dan dipersilakan.

Karena tersenyum tidaklah sulit, biasakan untuk melakukannya kepada rekan kerja Anda atau tamu yang datang ke kantor.

Memberikan Apresiasi

Salah satu cara untuk meningkatkan keahlian interpersonal dalam karir adalah memberikan apresiasi. Karena sekecil apapun apresiasi, akan membuat orang merasa dihargai.

Apalagi ketika posisi Anda adalah seorang pimpinan yang selalu menuntut karyawan untuk mengerjakan suatu hal dengan maksimal. Ketika mereka sudah melakukan suatu hal, meskipun tidak banyak, berilah mereka apresiasi.

Memberikan apresiasi tidak harus selalu dengan materi. Dengan memujinya pun, mereka akan merasa dihargai. Atau Anda bisa memberikan apresiasi dengan cara berterimakasih kepada mereka karena sudah bekerja keras untuk perusahaan.

Selalu Menjadi Penyemangat

Ketika Anda melihat rekan kerja yang mulai terlihat lesu dan kelelahan karena deadline kerja yang tidak juga rampung, sementara keluarganya di rumah juga sedang ada masalah.

Posisi Anda di sana adalah harus menjadi penyemangat. Jangan malah jadi orang yang memperkeruh suasana, dengan bergosip tentang atasan yang tidak memberikan dispensasi kepada rekan Anda.

Jadikan hal itu kebiasaan untuk Anda, sehingga mereka yang ada di sekitar Anda akan merasa nyaman. Dan mungkin Anda pun bisa menjadi teladan untuk mereka, karena keahlian interpersonal yang Anda miliki.

Baca juga: 10 Daftar Pekerjaan Baru di Era New Normal

Penutup

Demikianlah tips untuk meningkatkan keahlian interpesonal dalam karir. Semoga dengan artikel ini Anda bisa juga meningkatkan interpersonal, baik untuk melamar kerja atau di tempatbekerjasekarang. Selamat mencoba.

Exit mobile version