8 Tips Mendapatkan Pekerjaan Baru Di Masa Pandemi

Sebelum masa pandemi, mencari pekerjaan memang menjadi hal yang cukup challenging. Ketika pandemi melanda Indonesia alih-alih merekrut karyawan baru, nyatanya justru banyak perusahaan yang terpaksa mengurangi jumlah karyawannya.

Hal ini tentu saja menunjukan kepada kita kalau mencari pekerjaan di masa pandemi ini memang akan lebih menantang.

Ada juga yang mungkin terfikir untuk pindah perusahaan dan mencari pekerjaan baru, namun ragu karena situasi ini. Lalu kapan saat yang tepat?

Mengingat sudah lebih dari setengah tahun kita harus terus berhadapan dengan dampak dari covid-19. Namun apakah benar-benar tidak ada cara mendapatkan pekerjaan baru dimasa sulit ini? Jangan dulu berkecil hati!

Sebenarnya mencari pekerjaan saat pandemi itu mudah. Kini kita tidak perlu repot nge-print berlembar-lembar surat lamaran dan cv.

Hanya lewat aplikasi dan email saja, kita sudah bisa melamar sebuah pekerjaan secara resmi. Ya, benar. Mencari pekerjaan memang mudah, tapi mendapatkannya yang sulit!

Baca juga : 10 Cara Menjadi Karyawan Berprestasi Apapun Pekerjaannya

Oleh karena itu, sekarang kita akan mengulas beberapa tips penting yang wajib di perhatikan oleh para job seeker saat melamar pekerjaan terutama di masa pandemi ini.

Apa saja tipsnya?

1. Pertimbangkan Kebutuhan dan Kondisi

pertimbangkan kondisi dan kebutuhan saat mau resign

Tips pertama ini sebenarnya berkaitan dengan Anda yang sudah punya pekerjaan namun punya rencara untuk mencari pekerjaan baru. Berdasarkan saran dari salah satu HR Expert, berpindah perusahaan sebenarnya boleh-boleh saja. Namun sebaiknya pertimbangkan kebutuhan dan kondisi masing-masing.

Misalnya saja, jika Anda mendengar bahwa posisi Anda di perusahaan “tidak aman” atau kemungkinan akan terkena dampak dari pandemi ini, maka sebaiknya Anda bersiap-siap mencari pekerjaan baru.

Biasanya adanya pemotongan gaji, atau bonus menjadi tanda-tanda yang di waspadai para karyawan.

Tapi jika posisi pekerjaan Anda masih aman-aman saja atau tidak ada desas desus bahwa Anda akan kehilangan pekerjaan, maka disarankan untuk fokus terlebih dahulu dengan pekerjaan Anda saat ini.

Baca juga : Inilah Manfaat Jadi Karyawan Sebelum Buka Usaha Sendiri

Lalu bagaimana jika memang kita membutuhkan mencrai pekerjaa baru? Hal ini akan kita bahas pada poin selanjutnya.

2. Perhatikan Relasi dan Pahami Peluang

cara mendapatkan pekerjaan baru saat pandemi

Untuk Anda yang memang membutuhkan mencari pekerjaan baru, dalam kondisi seperti ini, relasi sangatlah penting.

Coba perhatikan apakah ada ada kerabat yang bekerja di bidang HR Expertise atau orang-orang yang berhubungan dengan penerimaan keryawan (recruitment process).

Jika ada, Anda bisa lebih mudah mencari data tentang lowongan pekerjaan di perusahaan.

Cara lainnya, Anda bisa menggunakan aplikasi-aplikasi lowongan kerja untuk melihat seberapa banyak peluang kerja yang ada di lapangan.

Anda bisa mensortirnya berdasarkan jenis dan posisi pekerjaan Anda sekarang ataukah pekerjaan yang memiliki kesamaan bidang atau yang sedang banyak di cari. Dengan begitu Anda lebih memiliki persiapan untuk mendapatkan pekerjaan baru.

3. Mencari Perusahaan yang Cukup Stabil

Mencari Perusahaan yang Cukup Stabil

Dalam kondisi pandemi ini, penting untuk fokus memilih perusahan yang cukup stabil secara track record. Caranya yakni dengan mencari tahu background perusahaan.

Anda bisa mencari tahu tentang jenis industrinya, visi misi dan bahkan kondisi keuangannya. Data-data ini bisa Anda cari di internet dengan mudah.

Apalagi jika perusahaannya sudah besar dan telah menjadi perusahaan terbuka, Anda bahkan bisa mengakses laporan keuangannya.

Tidak cukup sampai di situ, Anda juga mungkin perlu menghubungi rekan-rekan atau keluarga yang pernah atau sedang bekerja di perusahaan yang Anda bidik tersebut.

Hal ini guna menanyakan kondisi real perusahaan, pengalaman bekerja dan bahkan mencari tahu peluang kerja yang ada saat ini serta persyaratannya.

4. Mencari Industri Potensial Winners

cara mendapatkan pekerjaan barud dengan mempertimbangkan industri potensial

Sebelumnya, saat kita membahas mengenai pemilihan perusahaan yang stabil salah satu aspek yang perlu kita perhatikan adalah soal bidang industri perusahaannya.

Terutama dalam situasi pandemi saat ini, bidang industri yang di jalankan oleh perusahaan akan cukup berpengaruh pada kestabilan perusahana juga. Banyak industri yang terdampak pandemi hingga amblas, sebut saja industri pariwisata misalnya.

Beberapa industri yang berpotensi tidak terkena impact hingga gulung tikar seperti industri kebutuhan pokok (customer goods), Karena bagaimanapun, kebutuhan pokok harus tetap dipenuhi.

Secara umum ada 3 besar industri turunan yang diprediksikan tetap stabil dan menjadi top potensial winners dalam industri kebutuhan pokok yaitu, medical supply, personal health care dan makanan, minuman.

Selain itu juga industri digital platform seperti e-commerce akan tetap stabil karena menjadi jalannya.

Sebenarnya riset mengenai industri-industri yang kemungkinan akan menjadi winners dan loser sudah banyak saat ini. Seiring perubahan kondisi, maka Anda juga perlu mengupdate relevansinya.

5. Lakukan Evaluasi Diri Dulu

Sebelum apply di sebuah perusahaan, sebaiknya Anda melakukan evaluasi diri terlebih dahulu. Hal ini sangat penting untuk melihat peluang lewat persyaratan dan kondisi diri secara real.

Misalnya saja apakah persyaratan yang di minta perusahaan baru sesuai dengan skill yang Anda miliki saat ini. Apakah budaya perusahaan masih cocok dengan prinsip pribadi dan lain sebagainya.

Sebab masalah peluang bukan hanya mengenai kompetensi saja. Sebenarnya melakukan self assesment tidak hanya berlaku saat pandemik, tapi secara umum hal ini memang penting dilakukan bagi Anda yang sedang mencari pekerjaan.

Dengan begitu Anda bisa mengidentifikasi dan mencari peluang sebesar-besarnya dengan baik. Jadi jangan lupakan proses ini ya!

6. Pahami Kriteria Umum HR Dalam Mencari Karyawan di Masa Pandemi

 Kriteria Umum HR Dalam Mencari Karyawan di Masa Pandemi

Selain persiapan dari dalam diri, ternyata HR juga memiliki kriteria dalam mencari karyawan di masa pandemi ini. Keterbatasan budget dan kondisi terkait lainnya membuat perusahaan lebih selektif merekrut karyawan.

Kriteria inilah yang menjadi landasan seorang HR dalam merekomendasikan karyawan baru, apakah orang tersebut layak untuk di rekrut ataukah tidak.

Untuk Anda yang sedang mencari pekerjaan baru, tidak ada salahnya mengetahui tentang hal ini supaya bisa memposisikan dan mempersiapkan diri dengan lebih baik.

HR mencari karyawan yang sudah memiliki kapasitas

Kriteria pertama yang di cari oleh HR dari calon karyawan baru, khususnya bagi perusahaan yang sedang berusaha untuk tetap bertahan adalah mencari orang yang sudah memiliki keahlian di dalam rules bidang kerjanya.

Jadi posisinya perusahaan belum mau open recruitment untuk orang-orang yang belum “teruji” secara keahlian. Hal ini karena tujuan rekrutmennya adalah agar karyawan baru bisa membantu perusahaan untuk bertahan di masa pandemi ini secepat mungkin.

Fokus mencari expertise di banding kesamaan bidang

Dalam sebuah company, biasanya ada beragam jenis pekerjaan yang di butuhkan yang berhubungan langsung dengan bidangnya. Hal ini juga berhubungan dengan kecenderungan HR dalam merekrut.

Pada waktu saat ini, biasanya HR cenderung fokus mencari orang-orang yang sudah expertise sesuai rulesnya di bandingkan kesamaan bidangnya.

Misalnya saja dalam bidang kepenulisan dalam perusahaan IT. Ada beragam profesi penulis dalam perusahaan IT, ada copywriter, content writer, UX writer atau Technical Writer. Semuanya dibutuhkan bukan? Tapi banyak perusahaan yang langsung fokus memilih expertisenya.

7. Pastikan Lowongan Perkerjaan Aman

kondisi interview lowongan kerja yang aman

Sudah siap mencari pekerjaan baru? Tunggu dulu!

Saat ini, mendapatkan pekerjaan memang susah tapi mencarinya sangat mudah. Anda bisa mencari ribuan loker yang tersebar di media sosial, situ-situs maupun aplikasi lowongan kerja.

Namun Anda juga perlu berhati-hati karena tidak sedikit juga lowongan pekerjaan yang ternyata berujung penipuan.

Ditengah kondii sulit seperti saat ini, masih ada saja opnum yang memanfaatkannya demi keuntungan pribadi semata.

Oleh karena itu sebelum melampirkan CV dan surat lamaran pastikan bahwa lowongan pekerjaan tersebut sudah terverifikasi bukan penipuan. Caranya?

Pastikan loker berasal dari situs atau domain resmi

Anda patut berhati-hati jika ada tawaran pekerjaan yang berasal dari domain pribadi. Loker yang memang berasal dari perusahaan profesional biasanya menggunakan domain perusahaan resmi.

Contohnya : hrperusahaan.com, hrperusahaan.co.id. Bukan situs/domain gratis seperti [email protected], atau [email protected]

Hati-hati dengan penawaran posisi menggiurkan dan gaji yang sangat besar

Selanjutnya, Anda perlu curiga jika sebuah loker menawarkan posisi dan gaji yang kurang masuk akal. Cara ini banyak di lakukan pelaku penipuan untuk meraup perhatian korbannya.

Sebaiknya Anda meriset berapa rata-rata gaji yang diterima pada posisi dan bidang yang di tawarkan. Jangan tergiur dengan tawaran-tawaran melangit walaupun dalam posisi sulit.

Pilih perusahaan yang sudah berbadan hukum resmi

Cari tahu tentang badan hukum perusahaan. Hal ini sangat penting agar Anda terhindar dari penipuan berkedok lowongan pekerjaan.

Untuk memastikannya dengan mengakses ahu.go.id. Coba cek, apakah perusahaan yang memberikan loker sudah terdaftar atau belum. Jika tidak terdaftar kemungkinan besar perushaannya palsu.

Jangan terima loker yang meminta uang saat wawancara

Mnedapatkan pekerjaan baru memang penting, tapi lebih baik jika Anda hati-hati saat wawancara jika recruiter meminta sejumlah uang.

Karena berdasarkan konvensi internasional ILO nomor 88 tahun 1948 menyebutkan bahwa para pencari kerja tidak boleh di bebani biaya apapun dengan alasan apapun.

Jadi jika Anda menemukan hal yang mencurigakan seperti ini, dari pada menerimanya Anda justru bisa melaporkannya kepada pihak yang berwajib.

8. Update Profile LinkedIn

cara mendapatkan pekerjaan baru update profile linkedin

LinkIn adalah salah satu platform online karir terbesar yang isinya terdiri dari berbagai profesi.

Biasanya baik yang berstatus memiliki pekerjaan, pencari kerja dan juga recruiter juga berada disana. Bisa dibilang bahwa LinkedIn ini adalah sosmed untuk para profesional.

Banyak sekali lowongan kerja resmi yang di sebarkan lewat LinkedIn. Recruiter juga bisa mencari recruiter lewat LinkedIn.

Jadi jika Anda tidak mengupdate tampilan LinkedIn Anda, hal ini sangat di sayangkan karena Anda kehilangan kesempatan mendapatkan pekerjaan baru lewat salah satu situs karir terbesar yang satu ini.

LinkedIn juga bisa menghubungkan Anda dengan teman-teman seprofesi maupun alumni. Jadi jika sebelumnya Anda kehilangan kontak dengan mereka Anda bisa terhubung kembali lewat LinkedIn.

Baca juga : Inilah Alasan Mengapa Kamu Susah Dapat Kerja!

Hal ini menambah potensi opportunity Anda bukan? Jika Anda belum membuat akun LinkedIn, yuk mulai sign up!

Penutup

Nah itulah beberapa tips untuk mendapatkan pekerjaan baru di tengah pandemi. Ternyata selain dari portal online website perusahaannya itu sendiri dan aplikasi job seeker, relasi juga cukup penting dalam hal ini. Persiapan bukan hanya perlu di gali dari sudut pandang job seeker tapi juga perusahaan. Sehingga dari situ akhirnya kita bisa melakukan evaluasi prosesnya.

Semoga tips diatas bisa membantu Anda yang sedang concern tentang pekerjaan. Apakah itu karena terkena PHK, ataukah Anda yang ingin pindah perusahaan dan sedang mencari pekerjaan baru. Tetap semangat, berikhtiar dan juga berdo’a ya!