Jadi Karyawan

Begini Tips Membimbing Karyawan Lulusan Baru Agar Lebih Produktif

Tips Membimbing Karyawan Baru

Setiap perusahaan tentunya memiliki asset berharga yang bisa mengembangkan perusahaan lebih baik. Asset tersebut adalah karyawan yang direkrut memenuhi syarat perusahaan.

Berbeda dengan asset perusahaan lainnya, jenis asset ini akan silih berganti bergantung kondisi dari perusahaan.

Karena itulah, tidak heran jika banyak perusahaan yang setiap tahunnya membuka lowongan pekerjaan, khususnya dengan kriteria fresh graduate atau lulusan baru,

Tentunya hal ini merupakan tindakan saling menguntungkan kedua belah pihak, dimana perusahaan memerlukan tenaga-tenaga baru untuk memajukan perusahaan, sedangkan para lulusan baru butuh pekerjaan dan juga pengalaman.

Sebagai karyawan lulusan baru yang baru menapaki dunia pekerjaan, pastinya ada beberapa pekerjaan yang belum bisa dikerjakan dengan baik. Mereka memerlukan bimbingan dari para pekerja senior yang telah lebih dulu bekerja di perusahaan tersebut.

Pastinya, tugas untuk membimbing karyawan baru bukanlah hal yang mudah, karena hal ini menyangkut dengan perkembangan perusahaan kedepannya serta mental yang akan dibentuk pada karyawan baru untuk bekerja di tempat baru.

Tetapi, Anda yang bertugas membimbing mereka janganlah terlalu khawatir, karena berikut akan dipaparkan tentang Tips Membimbing Karyawan Lulusan Baru. Yuk, simak bersama artikel ini hingga akhir!

1. Pahami Karakter Karyawan Lulusan Baru

Tips pertama yang bisa Anda lakukan untuk membimbing karyawan lulusan baru adalah dengan memahami terlebih dahulu karakternya.

Tips ini penting untuk dijalankan mengingat usia Anda dengan karyawan jauh yang biasanya cenderung cukup jauh.

Jika tidak bisa memahami karakternya, boleh jadi akan terjadi kesalahpahaman terutama jika komunikasi tidak berjalan dengan baik.

Tentunya, bila itu terjadi, akan tercipta suasana yang tidak nyaman antar kedua belah pihak.

Agar bisa memahami karakter mereka dengan baik, Anda bisa menanyakan atau berdiskusi pada HRD yang merekrut dan menerima karyawan tersebut.

Dengan begitu, proses membimbing pun akan berjalan dengan baik.

2. Memberikan Teladan yang Baik dan Mau Berbagi Ilmu

Sebagai seorang senior yang notabenenya menjadi panutan bagi setiap karyawan baru, tentunya Anda harus bisa memberikan teladan yang baik bagi mereka.

Tidak hanya itu, ilmu-ilmu yang Anda miliki pun ada baiknya untuk dibagikan kepada mereka agar bisa mendapatkan gambaran dari jobdesk yang dilakukannya.

Sikap teladan baik yang ditujukkan bisa menjadi acuan mereka untuk menentukan sikap yang diambil ketika bekerja.

Tentunya jika teladannya baik, akan menghasilkan ‘’murid’’  yang baik, begitupun sebaliknya.

Bagaimanapun juga jika karyawan di perusahaan tersebut baik, maka citra perusahaan akan lebih baik dan masyarakat yang umumnya adalah customer perusahaan akan semakin percaya menggunakan jasa atau produk perusahaan

Perlu diingat pula, kebaikkan yang diberikan sejatinya akan kembali pada Anda.

3. Ajak  dalam Pengerjaan Project

Ketika sudah cukup dibekali dengan ilmu teori, agar ilmu tersebut bisa terpakai maka cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengajak mereka terlibat dalam sebuah project.

Selain mempraktikkan ilmu yang telah didapat, mereka pun bisa dilatih untuk bekerja sama dengan tim.

Cara tersebut juga agar mereka cepat beradaptasi dengan rekan kerja yang ada di kantor, dimana ketika telah terjalin keakraban, mengerjakan project pun bisa dengan mudah untuk dilakukan

Mengajaknya untuk masuk tim juga meringankan ‘’beban’’ Anda dimana karyawan baru bisa melihat dan belajar langsung dari para ahli dibidangnya.

Selain itu, Anda pun bisa melihat sendiri potensi yang dimiliki oleh karyawan baru, agar kelak bisa ditempatkan sesuai dengan bakat dan minatnya

4. Berikan Tanggung Jawab

Tips berikutnya untuk membimbing karyawan lulusan baru adalah dengan memulainya memberikan tanggung jawab.

Tentunya, agar tanggung jawab tersebut mudah dikerjakan, berikanlah pekerjaan yang sesuai dengan tingkat kemampuannya saat itu.

Pemberian tanggung jawab ini juga bisa dijadikan penilaian tentang seberapa kuat mereka untuk menyelesaikan sebuah masalah dan menghadapi rintangan maupuun tantangan yang ada di depan mata.

Jangan ragu untuk memberikan tanggung jawab tersebut. tentunya, jika ingin pekerjaan yang dilakoninya bisa dilakukan dengan baik, Anda perlu memberikan deadline waktu yang jelas dan konkrit.

Selain itu, berikan pula petunjuk-petunjuk yang memudahkannya agar timbul rasa percaya pada dirinya.

Jika mereka bisa menyelesaikannya dengan baik, dikemudian hari Anda bisa memberikan tanggung jawab lebih dengan level yang berbeda.

Nah, dari sinilah Anda bisa melihat calon regenerasi baru telah ‘’lahir’’ untuk membuat perusahaan berjalan dengan baik di masa sekarang dan masa depan.

5. Berikan Kepercayaan untuk Membuat atau Memimpin Project

Salah satu tips ampuh membimbing karyawan adalah dengan memberikan kepercayaan berupa memimpin atau membuat project.  

Tentunya Langkah ini bisa Anda ambil setelah dirasa cukup memberikan teori pada mereka.

Biasanya untuk membuat atau memimpin project yang dilakukan oleh karyawan lulusan baru tidak akan dipertentangkan. Hal itu boleh jadi telah menjadi SOP perusahaan sehingga harus dilalui oleh para karyawan lulusan baru.

Perlu diketahui, saat diberikan kepercayaan tersebut, pastinya mereka akan memberikan kemampuan yang terbaik karena hal tersebut menyangkut karirnya di masa depan.

Maka, ketika mereka memerlukan pengarahan atau ingin berdiskusi, Anda harus siap dengan hal tersebut.

Jangan lupa untuk memotivasinya dan tetap mengawasinya agar mereka membuat project masih dalam koridor standar perusahaan.

6. Ajak untuk Berdiskusi

Jika Anda belum terlalu yakin untuk memberikannya sebuah project yang dipimpin langsung oleh mereka, tips berikutnya yang bisa dilakukan adalah dengan mengajaknya untuk berdiskusi terlebih dahulu.

Diskusi dalam hal ini adalah meminta bantuannya untuk memecahkan masalah beserta memberikan solusi atas apa yang dihadapi di perusahaan.

Hal ini tentunya bukan bentuk melempar tanggung jawab ataupun mengujinya karena karyawan baru.

Melainkan memberinya kesempatan untuk mengajukan ide-ide baru yang biasanya memiliki solusi kreatif yang belum terpikirkan oleh para karyawan senior.

Tentu, jika solusinya bisa digunakan oleh perusahaan, rasa percaya diri karyawan tersebut akan meningkat dan tentunya sangat bagus untuk masa depan perusahaan itu sendiri.

7. Beritahu Tentang Cara Membuat Rencana Kerja

Ketika sudah memasuki dunia kerja yang sesungguhnya akan lebih baik jika pekerjaan tersebut disusun atau diprioritaskan dengan baik

Hal sederahana yang utama inilah, perlu pula untuk diajarkan kepada karyawan lulusan baru.

Pasalnya ketika mereka bekerja akan disesuaikan dengan rencana kerja tersebut sehingga tidak ada yang terlewat atau terbengkalai.

Oleh karena itu, ajarkan mereka untuk membuat rencana kerja dari yang kepentingan yang terendah hingga pekerjaan dengan kepentingan tertinggi.

Ketika karyawan baru tersebut sudah berhasil menyusun rencana kerja, cobalah lihat apakah mereka bisa menyelesaikkannya sesuai rencana ? atau jangan-jangan masih ada yang terbengkalai?

Namun yang pasti, ketika mereka diajarkan membuat rencana kerja, akan bisa menyelesaikannya dengan tepat waktu dan sesuai instruksi yang ada di jadwal tersebut.

8. Berikan Kritik yang Membangun

Ketika Anda membimbing karyawan lulusan baru, bersikaplah objektif hingga bisa memberikan kritik yang membangun baginya.

Dengan memberikan kritik tentunya bisa melatih mental mereka untuk bekerja lebih efektif, tidak mudah terbawa perasaan, dan bisa belajar dari kesalahan.

Pasalnya, semakin tinggi karir yang akan ditempuh karyawan baru tersebut tentu tantangan didepannya pun sangat besar dan hal tersebut memerlukan mental yang tahan terhadap kritikan.

Tanamkan pula kritikan bukanlah suatu sikap ingin membencinya atau menjatuhkan karirnya, melainkan dari kritikan tersebut diharapkan bisa bekerja dengan optimal sesuai dengan arahan.

Namun yang pasti, ketika Anda hendak mengkritik karyawan baru tersebut jangan di depan umum apalagi sampai mempermalukannya. Mengkritik dengan cara yang baik benar-benar membangun mental bukan menjatuhkannya.

Kenapa Harus Merekrut Karyawan Lulusan Baru?

Boleh jadi diantara Anda saat ini sedang bertanya-tanya kenapa perusahaan harus merekrut karyawan lulusan baru? Mengapa tidak seseorang yang telah ahli atau professional di bidangnya, sehingga tidak perlu repot-repot untuk melakukan bimbingan?

Ada beragam faktor dan alasan dari perusahaan yang tentunya mempertimbangkan hal tersebut, entah itu karena faktor gaji, usia, dan lain sebagainya.

Tetapi yang pasti berikut akan dipaparkan alasannya!

Setiap perusahaan tentunya memiliki cita-cita untuk melakukan regenerasi, agar budaya kerja di perusahaan lebih inovatif, bertahan lama, dan bisa bersaing ditengah perkembangan zaman.

Tentunya, yang bisa melakukan itu semua adalah karyawan lulusan baru yang rata-rata usianya masih relatif mudah dan siap untuk bekerja.

Seorang lulusan baru atau fresh graduate biasanya memiliki tingkat keinginantahuan yang tinggi, mengingat pengalaman tersebut baru mereka geluti.

Perasaan ingin tahu tersebut selalu dibarengi dengan rasa semangat untuk bisa menyelesaikan tantangan pekerjaan yang ada di depan matanya.

Tidak hanya itu, walaupun memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, mereka masih bisa diarahkan sehingga apa yang dikerjakan masih sesuai dengan koridor atau keinginan dari perusahaan.

Tentunya sikap ini bisa saling menguntungkan perusahaan dan juga para karyawan lulusan baru.

Hampir semua fresh graduate di masa kini sangat akrab dengan namanya teknologi. Segala macam teknologi yang bermunculan saat ini bisa mereka operasikan dengan baik.

Tentu saja hal itu bisa menguntungkan perusahaan, dimana teknologi tersebut bisa dioptimalkan untuk pencarian customer perusahaan yang lebih luas lagi.

Tanpa harus dibimbing kembali, mereka akan bisa menerjemahkan instruksi dari para seniornya untuk bisa dikolaborasikan dengan teknologi masa kini.

Dengan begitu, perusahaan pun akan membuat strategi kekinian yang bisa diterima masyarakat lebih luas.

Siapapun yang baru lulus kuliah atau fresh graduate, kedepannya ingin mencari pengalaman untuk bekerja.

Mereka tentunya masih memilih semangat yang tinggi sehingga ingin berusaha tampil lebih optimal ketika bekerja.

Terlebih jika perusahaan bisa memberikan pengalaman yang luar biasa baginya, maka pengalama kerja di perusahaan Anda pun tidak akan pernah dilupakan.

Citra perusahaan yang positif dengan sendirinya akan terus mereka bawa sampai nanti.

Bahkan dengan sukarela akan memberitahukan pada orang lain tentang kinerja positif yang diberikan oleh perusahaan.

Penutup

Nah itulah dia tips membimbing karyawan lulusan baru dengan mudah. Semoga bisa dijadikan pedoman untuk bisa mempraktekannya di kemudian hari jika bertemu dengan para karyawan lulusan baru.

Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda.

Exit mobile version