Jadi Karyawan

Inilah Alasan Mengapa Kamu Susah Dapat Kerja!

Inilah Alasan Mengapa Kamu Susah Dapat Kerja!

Mencari pekerjaan memang tidak mudah. Banyak orang yang bahkan bisa bertahun-tahun mencari pekerjaan, tetapi belum mendapatkan pekerjaan yang mereka inginkan.

Sehingga tidak sedikit sarjana yang mulai frustasi karena tidak menemukan pekerjaan impian.

Bekerja memang kebutuhan setiap orang, dengan lapangan pekerjaan yang sangat banyak tidak menjamin membuat orang mudah mendapatkan pekerjaan.

Bahkan pendidikan yang tinggi juga tidak bisa menjamin Anda mendapatkan pekerjaan impian.

Oleh Karena itu, Anda harus tahu hal-hal yang memungkinkan Anda tidak diterima dalam suatu pekerjaan yang diimpikan.

Baca: 10 Pertanyaan Interview Unik yang Diajukan Bos Perusahaan Besar

Karena setiap orang butuh bekerja, dengan bekerja Anda bisa menghidupi diri sendiri dan juga keluarga. Berikut ini akan kami ulas, alasan mengapa Anda susah dapat kerja.

Sering Tidak Cocok Dengan Gaji

Banyak orang yang bingung ketika ditanya soal gaji, dan tidak sedikit pelamar yang susah dapat kerja karena hal ini.

Coba deh ingat-ingat kembali saat Anda diwawancara, mungkin Anda menargetkan gaji yang terlalu besar atau terlalu kecil. Sehingga mereka menolak Anda menjadi bagian dari karyawan perusahaannya.

Terkadang, ketika Anda menargetkan nominal yang tidak terlalu besar. Perusahaan akan menganggap bahwa Anda tidak bisa menghargai pekerjaan dan kemampuan diri sendiri.

Dan terkadang juga, ketika Anda menargetkan gaji yang terlalu besar, perusahaan akan menganggap gaji yang diminta tidak sebanding dengan kemampuan yang dimiliki.

Jadi, pastikan untuk melakukan riset terlebih dahulu gaji dari perusahaan tersebut dan sesuaikan dengan kemampuan yang Anda miliki.

Riset bisa dilakukan dengan cara bertanya kepada karyawan perusahaan tersebut. Sehingga, Anda tidak gagal lagi dalam tahap ini.

Terlalu Irit Bicara Saat Wawancara

Faktor yang mempengaruhi seseorang susah dapat kerja adalah terlalu irit bicara saat wawancara. Memang memberikan jawaban yang singkat padat dan jelas adalah hal yang sangat bagus saat wawancara.

Tetapi terlalu irit bicara tidaklah bagus. Singkat dan padat berbeda dengan irit bicara.

Anda yang diberi pertanyaan oleh pewawancara sebaiknya memberikan jawaban berupa alasan, bukan hanya menjawab ya atau tidak.

Mereka tidak akan tertarik dengan orang yang tidak begitu mampu berkomunikasi. Karena biasanya, perusahaan butuh partner kerja yang mampu berkomunikasi dengan baik.

Pun tidak orang yang terlalu bertele-tela saat menjawab pertanyaan. Karena biasanya orang yang bertele-tele tidak mampu memberikan jawaban yang komprehensif pada setiap pertanyaan pewawancara.

Pekerjaan yang Dilamar Tidak Sesuai kemampuan

Hal yang tidak jarang terjadi ketika seseorang melamar pekerjaan adalah melamar pada bidang yang tidak sesuai dengan kemampuan.

Ini terjadi biasanya kepada mereka yang sudah frustasi mencari pekerjaan kemana-mana tapi tidak kunjung diterima.

Melamar pada bidang yang tidak sesuai kemampuan, sama saja dengan menyerahkan diri untuk tidak diterima oleh perusahaan.  

Seperti misalnya, perusahaan sedang membutuhkan web desainer, sedangkan jurusan Anda adalah keagamaan. Maka jelas, mereka tidak akan menerima Anda, bahkan HRD perusahaan tidak akan melirik CV Anda lebih jauh.

Itulah salah satu alasan mengapa Anda susah dapat kerja. Sebaiknya, walaupun misalnya bidang yang Anda inginkan tidak kunjung membuka lamaran, tunggu saja hingga mereka membuka lamaran.

Jangan malah nekad dan membuang-buang energi untuk melamar pekerjaan yang bukan keahlian Anda.

Terlalu Negatif di Dunia Maya

Jangan dikira perusahaan yang merekrut karyawan tidak memperhatikan kebiasaan Anda di sosial media. Mereka akan melakukan pemeriksaan sosial media Anda saat tahap seleksi.

Salah satu hal yang mereka perhatikan tidak hanya yang Anda sajikan di CV atau saat wawancara, tetapi juga kebiasaan Anda di sosial media.

Cara tersebut adalah cara yang paling gampang untuk perusahaan menilai kepribadian seseorang. Mungkin hal ini yang menyebabkan Anda susah dapat kerja. Karena Anda terlalu bersikap negatif di dunia maya atau sosial media.

Perusahaan tidak akan melirik orang yang suka membagikan berita hoax, atau suka memancing keributan di sosial media.

Apalagi mereka yang suka curhat dan menjelek-jelekan orang lain sehingga membuat orang lain rugi. Maka, jika seperti itu, sudah jelas mereka akan mencoret nama Anda di daftar calon karyawan perusahaan.

Tidak Memperhatikan Ucapan dan Cara Berpakaian saat Wawancara

Alasan mengapa Anda susah dapat kerja diantaranya adalah cara berpakaian dan ucapan saat wawancara.

Tahap wawancara memang merupakan tahap yang sangat penting dalam penerimaan kerja. Sehingga, segala hal harus amat diperhatikan pada tahap ini, termasuk ucapan dan cara berpakaian.

Orang yang menginterview Anda akan sangat memerhatikan setiap detail dari yang Anda tampilkan. Bahkan, mereka akan tahu seperti apa kepribadian Anda dari cara anda berbicara dan memilih kata-kata.

Yang harus Anda lakukan untuk bisa maksimal dalam hal ini adalah latihan dan latihan.

Perhatikan juga jawaban yang Anda kemukakan kepada pewawancara. Pastikan untuk memberikan jawaban yang singkat namun jelas.

Jangan sampai Anda menjawab pertanyaan bertele-tele tetapi tidak menjawab pertanyaan yang diajukan pewawancana.

Selain itu, pada saat wawancara pastikan untuk menggunakan dan menampilkan kostum yang sopan dan rapi. Jangan sampai Anda yang cuek berpakaian sehari-hari, juga ditampilkan saat wawancara. Maka dipastikan Anda tidak akan dilirik oleh HRD.

Tidak Jujur Saat Menulis CV

Alasan mengapa susah dapat kerja salah satunya adalah tidak jujur saat menulis CV. Ini adalah kesalahan fatal yang akan membuat Anda sulit mendapatkan kerja.

CV harus ditulis berdasarkan fakta, jangan karena hanya ingin dilirik perusahaan Anda membuat-buat isi CV Anda. Semisal, Anda tidak mahir menggunakan Ms. Word, tetapi di dalam CV Anda menuliskan sangat mahir Ms. Word.

Akibatnya, nanti ketika tahap wawancara dan pewawancara menanyakan dan meminta praktek, Anda tidak bisa melakukannya. Tentu Anda bisa mendapat blacklist dari perusahaan.

Jadi, pastikan untuk menuliskan CV apa adanya. Sehingga, ketika diminta pembuktian keahlian yang Anda tulis, Anda bisa menunjukannya dengan maksimal.

Meskipun misalnya kemampuan Anda tidak begitu banyak, asalkan Anda mahir dalam satu hal itu sudah menjadi poin plus bagi perusahaan. Jadi, pastikan untuk jujur menulis CV ya jika ingin segera mendapatkan kerja.

Baca: 10 Daftar Pekerjaan Baru di Era New Normal

CV Kurang Bagus

CV atau daftar riwayat hidup yang mana di dalamnya ada informasi singkat tentang diri Anda. Seluruh informasi yang Anda miliki harus terangkum di dalam CV, dan dalam penyeleksian kerja merupakan hal utama yang diperhatikan oleh HRD.

Jika Anda membuat CV asal-asalan, dan hasilnya tidak bagus, tentu saja tidak akan dilirik oleh HRD. Sehingga pastikan untuk menulis CV dengan bagus. Anda harus tahu cara menulis CV yang baik dan benar.

CV harus ditulis dengan singkat, padat dan jelas. Jangan membuat format yang berlebihan atau terlalu biasa. Terlalu banyak warna juga tidak disarankan saat membuat CV, kecuali jika Anda melamar di bagian desain grafis yang menuntut pembuatan desain yang bagus.

Di dalam CV juga harus dituliskan pengalaman yang pernah Anda lakukan yang berkaitan dengan posisi kerja yang dilamar.

Jangan menuliskan terlalu banyak hal-hal yang tidak perlu di dalam CV, pastikan membuat CV dalam format satu lembar saja. Asalkan di dalamnya mencakup apa yang perlu Anda tunjukan kepada calon perusahaan Anda.

Gugup Saat Wawancara

Tahap wawancara adalah tahap yang paling penting saat mencari pekerjaan. Di sana, perusahaan akan menilai secara langsung performa Anda. Jadi, Anda harus benar-benar mempersiapkan agar penilaian sehari Anda bisa maksimal.

Para pencari kerja, terutama fresh graduate banyak yang gagal dalam tahap wawancara karena menunjukan sikap yang terlalu gugup.

Memang gugup tidak salah, tetapi jika terlalu gugup sehingga blank dan tidak bisa menjawab pertanyaan, tentu akan sangat fatal.

Memang banyak pewawancara menunjukan wajah serius, tetapi Anda harus bisa membawa suasana dan tidak perlu takut kepada pewawancara. Coba untuk rileks seolah-olah Anda sedang berbicara dengan teman-teman Anda, tetapi harus tetap menjaga sikap.

Gugup saat wawancara bisa hilang dan Anda bisa menjawab pertanyaan pewawancara yang sudah disiapkan dengan matang. Sehingga, proses wawancara bisa berjalan dengan rileks dan lancar.

Tidak Mencari Informasi Perusahaan untuk Wawancara

Kesalahan fatal yang dibuat oleh para pencari kerja adalah tidak mencari informasi perusahaan saat mereka mulai tahap wawancara kerja.

Hal ini dikatakan fatal karena perusahaan sendiri menginginkan kandidat yang memang dibutuhkan oleh perusahaan, bukan mereka yang ingin mencoba-coba saja.

Ketika CV sudah menarik dan Anda dipanggil wawancara kerja, pastikan untuk mempersiapakan segala sesuatu terutama informasi perusahaan. Anda harus benar-benar tahu seluk beluk perusahaan.

Jangan sampai ketika ditanya oleh HRD “Apa yang Anda tahu tentang perusahaan kami?”. Jika Anda tidak bisa menjawab maka dianggap sangat fatal.

Jika tidak tahu informasi perusahaan sedikitpun, maka dipastikan Anda tidak akan lolos tahap wawancara. Dan terpaksa Anda harus pulang dengan menelan ludah penyesalan lagi.

Maka dari itu, agar Anda terlihat lebih siap saat menjawab pertanyaan pastikan untuk menyiapkan segala bentuk informasi sampai matang.

Menyiapkan segala hal secara matang sebelum wawancara, akan membuat Anda bisa lebih percaya diri. Pasti perusahaan pun akan mempertimbangkan untuk menerima Anda diperusahaan mereka.

Tidak Cukup Networking / Informasi

Jika ingin mendapatkan pekerjaan di sebuah perusahaan impian, jangan pernah lengah untuk mencari informasi.

Karena semakin sering Anda mencari informasi tentang perusahaan tersebut, semakin banyak informasi yang akan Anda dapatkan sehingga kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan pun akan semakin tinggi.

Informasi mengenai lowongan pekerjaan biasanya selalu disediakan di website perusahaan. Sehingga, Anda sebaiknya berlangganan email agar bisa terus mendapatkan informasi tersebut dari perusahaan yang Anda idamkan.

Selain itu, pastikan untuk memiliki kenalan karyawan dari dalam kantor yang Anda inginkan. Karena jika punya kenala dari dalam kantor, informasi penerimaan tenaga pegawai dengan segala kriteria yang dibutukan oleh kantor akan mudah Anda dapatkan.

Anda bisa melakukan persiapan untuk bisa memenuhi kriteria dari perusahaan tersebut.

Penutup

Itulah alasan mengapa Anda susah dapat kerja yang bisa kami bagikan untuk Anda. Silakan lihat lagi kesalahan-kesalahan saat melamar yang sudah Anda lakukan.

Agar bisa memperbaikinya dan bisa segera mendapatkan pekerjaan impian. Semoga artikel yang kami bagikan bermanfaat dan Anda bisa segera bekerja di tempat yang diinginkan.

Baca juga: 5 Contoh Cover Letter yang Sukses Dilirik HRD, Wajib di Coba!

Exit mobile version