10 Cara Membuat Karyawan Betah untuk Lembur

Pada dasarnya, setiap karyawan yang bekerja tidak senang untuk lembur, kecuali karyawan tersebut tipe workaholic yang telah mendedikasikan pekerjaannya untuk pekerjaan.

Hanya saja, tipe karyawan workaholic di muka bumi ini lebih sedikit dibandingkan karyawan yang ingin bekerja dengan jam normal tanpa lembur.

Walaupun begitu, mau tidak mau setiap karyawan pernah atau pasti menjalani lembur, terlebih jika deadline pekerjaan di depan mata dan harus diselesaikan.

Jika karyawan sudah lembur, setiap pimpinan harus memastikan pekerjaan yang dilakukan membuahkan hasil yang baik tetap sesuai arahan dan kesepakatan dari awal.

Tentunya, untuk menghasilkan hasil yang baik, setiap karyawan yang bekerja harus terjaga ‘’moodnya’’ ataupun tidak dalam keadaan terpaksa.

Nah, tugas dari pimpinlah yang harus bisa membuat karyawan terjaga moodnya dan betah untuk lembur.

Hal itu bukanlah mustahil, jika Anda menerapakan cara atau langkah-langkah berikut ini!

Langkah-Langkah Membuat Karyawan Betah untuk Lembur

1. Menyediakan Tempat Kerja yang Nyaman

Menyediakan Tempat Kerja yang Nyaman

Setiap karyawan di kantor pasti memiliki meja kerja masing-masing. Pada dasarnya mereka yang memiliki meja kerja tersebut memang telah menemukan kenyamanannya hingga bisa menghasilkan hasil pekerjaan yang baik.

Tetapi, jika terlalu lama duduk di tempat tersebut akan membuatnya jenuh dan bosan. Tentu saja hal tersebut akan mempengaruhi mood karyawan, sehingga bisa dipastikan karyawan Anda tidak akan maksimal bekerja jika lembur.

Untuk menyiasatinya, Anda harus membuat dan menyediakan tempat kerja khusus karyawan yang lembur dengan suasana yang nyaman dan baik.

Hal itu bisa dimulai dengan mendekor ruangan yang lebih friendly dan santai. Selain itu, bisa juga kursi atau meja yang digunakan dibuat lebih nyaman dibandingkan tempat kerja yang biasanya.

Baca juga : 15 Cara Jitu Menata Ruang Kerja Agar Nyaman

Tempat kerja yang tidak monoton dan lain dari biasanya bisa membuat karyawan Anda lebih produktif sehingga target yang ditetapkan perusahaan pun bisa terpenuhi dengan baik.

2. Memberikan Bonus yang Sepadan

memberi bonus kepada karyawan

Mendengar kata fee atau gaji pasti akan membuat karyawan semangat dan bisa membuatnya lebih produktif lagi.

Sudah seharusnya setiap pemimpin di perusahaan memberikan gaji yang sebanding dengan apa yang mereka kerjakan.

Sebenarnya, perihal gaji ini pasti telah dibahas saat karyawan menandatangani kontrak kerja di awal.

Tentunya setiap pimpinan harus membayarkan gaji tersebut sesuai kesepakatan karena itu adalah hak mereka.

Nah, jika karyawan diberikan lembur ada baiknya untuk memberikan bonus yang sepadan dengan apa yang mereka kerjakan.

Bonus tersebut diberikan diluar gaji pokok yang mereka terima. Ketika hal tersebut dilakukan dan diberikan, karyawan pun akan merasa diperlakukan dengan baik.

Mereka tidak akan merasa sia-sia untuk lembur, bahkan ketika bonus diberikan sesuai dengan pekerjaannya, para karyawan akan bekerja lebih ekstra dan memberikan yang terbaik untuk perusahaan.

3. Bos Perusahaan Ikut Lembur

Pimpinan ikut lembur agar karyawan semangat

Ketika Anda sering menyuruh karyawan untuk lembut, ada baiknya sebagai pimpinan perusahaan untuk ikut lembur juga bersama mereka.

Buktikan bahwa Anda pun peduli dan ikut andil dalam menyelesaikan setiap pekerjaan kantor, terutama pekerjaan yang bersifat urgent.

Jangan pernah berpikir ketika Anda ikut lembur, karyawan akan merasa cangggung dan tidak bebas mengerjakan pekerjaan.

Justru sebaliknya, mereka akan respek dan menganggap Anda semakin peimpin yang peduli dan mau diajak bekerjasama.

Tentunya, selama Anda lembur jangan sampai membuat mereka ‘’ketakutan’’ dan tertekan. Justru, moment tersebut adalah kesempatan untuk Anda mengenal karyawan dengan baik sehingga apa yang Anda arahkan pada mereka bisa dipahami dengan baik pula.

Baca juga : 10 Tips Menjaga Kesehatan Saat Harus Kerja Lembur

Ketika Anda ikut lembur, biasanya pekerjaan pun bisa diselesaikan sesuai deadline karena sejatinya mereka menghargai sebagai pemimpin dan tidak ingin mengecewakan Anda.

4. Memberikan Makanan pada Karyawan Saat Lembur

Memberikan Makanan pada Karyawan

Selain memberikan bonus pada karyawan yang lembur, ada baiknya untuk meberikan makanan juga pada mereka.

Makanan yang diberikan sebaiknya makanan yang sehat agar kesehatan mereka terjamin.

Makanan tersebut bisa berupa makan malam yang sehat lengkap dengan sayuran dan buah-buahan. Jika ingin memberikan cemilan, berikan cemilan yang sehat pula.

Jangan lupa untuk menyediakan dispenser air atau mesin kopi agar disela-sela mereka bekerja bisa membuat minuman yang menyegarkan.

Sedikit banyaknya, pemberian makanan akan memberikan kesan positif bagi mereka. Karyawan akan merasa diperhatikan dari segi kesehatan karena pimpinan memberikan makanan yang sehat.

Jika Anda kesulitan membelikan makanan, tentunya bisa menggunakan jasa catering atau memesan lewat aplikasi online.

Menyuruh karyawan untuk lembur demi kemajuan perusahaan memang baik, tetapi akan lebih baik lagi untuk memperhatikan terlebih dahulu kesehatan karyawan karena mereka adalah aset perusahaan yang berharga.

5. Menyediakan Fasilitas Tambahan dan Sarana Hiburan

Menyediakan Fasilitas Tambahan dan Sarana Hiburan

Agar lembur menjadi aktivitas yang menyenangkan dan karyawan betah dengan hal itu, maka yang perlu dilakukan adalah menyediakan fasilitas tambahan serta sarana hiburan.

Fasilitas tersebut tentunya disesuaikan dengan kondisi kantor dan juga penting untuk memilih dan memilah penting tidaknya fasilitas tersebut untuk digunakan.

Tujuan adanya fasilitas dan media hiburan tersebut bukan untuk menjadikan mereka lalai, apalagi sampai tidak menyelesaikan pekerjaan.

Melainkan untuk mengurangi tingkat kejenuhan karyawan, bilamana hal itu terjadi bisa berdampak tidak baik pada hasil kerja.

Fasilitas dan media hiburan yang dimaksud seperti televisi atau smart televisi, DVD, speaker, alat musik, game board, papan catur, dan lain sebagainya.

Jika kantor Anda cukup luas, bisa menambahkan ruang fasilitas tambahan, seperti gym kecil, ruangan khusus merokok, kafetaria, atau ruang outdoor dengan view pemandangan indah agar udara segar bisa masuk dan membuat Anda sehat dan tidak jenuh.

6. Membuat Suasana di Kantor Santai dan Tidak Formal

Membuat suasana santai di kantor

Saat Anda bekerja pada waktu yang semestinya pasti akan lebih banyak untuk bersikap formal dan professional.

Tentunya suasana tersebut harus Anda lakoni 8-9 jam lamanya, dimana hal tersebut kerap mempengaruhi mood karyawan.

Nah, ketika Anda menyuruh karyawan untuk lembur, ada baiknya untuk mengubah suasana di kantor menjadi lebih santai, tidak formal, namun tetap professional.

Cara termudah untuk melakukan hal tersebut adalah dengan mengizinkan para karyawan mengganti pakaiannya dengan yang lebih santai.

Selain itu, izinkan para karyawan untuk memutar musik favoritnya tentunya dengan volume standar tanpa menganggu karyawan lainnya.

Dengan begitu, mereka tidak akan merasa tertekan dan aktivitas lembur pun akan membuat mereka betah. Bahkan, boleh jadi mereka merindukan suasana tersebut dan ingin untuk lembur kembali.

Tentunya, ketika suasana sudah nyaman, para karyawan pun akan memberikan hasil yang terbaik bagi perusahaan.

7. Memastikan Fasilitas Dikantor Bisa Digunakan

Memastikan Fasilitas Dikantor

Biasanya, salah satu faktor karyawan yang tidak betah lembur karena fasilitas di kantor yang tidak memadai terlebih tidak bisa digunakan.

Oleh karena itu, Anda sebagai pimpinan harus mengetahui dan memastikan fasilitas tersebut bisa digunakan.

Hal tersebut meliputi, jaringan internet, listrik yang memadai, printer dan mesin photocopy yang bisa digunakan, hingga lift yang sebaiknya masih menyala.

Jika hal tersebut tidak diperhatikan bahkan tidak dilakukan maintenance, maka bisa dipastikan karyawan Anda tidak akan betah untuk lembur.

Jika harus lembur pun mereka akan berkerja dengan tidak atau kurang maksimal.

8. Pimpinan Mengapresiasi Kinerja Karyawan

Mengapresiasi Kinerja Karyawan

Agar karyawan betah untuk lembur maka langkah berikutnya yang perlu dilakukan pimpinan adalah dengan mengapresiasi kinerja mereka.

Boleh jadi hal tersebut terlihat sepele, tetapi bisa memberikan efek yang baik bagi para karyawan.

Karyawan yang telah mau mengorbankan waktunya patut untuk diapresiasi karena mereka memiliki andil untuk memajukan sebuah perusahaan.

Apresiasi tersebut bisa dengan pujian, pemberian bonus atau fasilitas lainnya, sampai dengan memberikan bimbingan atau masukan yang membangun bagi mereka.

Cara untuk mengapresiasi ini jika terus diterapkan akan memberikan dampak baik bagi perusahaan dan juga pimpinan karena dianggap memiliki reputasi yang baik serta bisa menyelesaikan pekerjan dengan baik dan bisa membimbing timnnya kearah yang lebih baik.

9. Jangan Terlalu Sering Lembur

Jangan Terlalu Sering Lembur

Cara berikutnya agar karyawan betah untuk lembur adalah jangan terlalu sering lembur.

Maksudnya adalah, ketika Anda sudah memebrikan fasilitas yang memadai dan mengapresiasi apa yang telah mereka lakukan, maka bukan berarti karyawan Anda harus sering lembur.

Atur jadwal sedemikian rupa sehingga baik pimpinan maupun karyawan tahu kapan harus lembur atau tidak.

Untuk mengantur beban kerja karyawan ini tentunya pihak pimpinan, manajer, HRD, dan departemen terkait harus duduk bersama mengatur jadwal lembur karyawan.

Ingat, para karyawan pun memiliki hak untuk beristirahat dan meluangkan waktu bersama keluarganya.

Justru akan menjadi baik bila pihak management kantor membuat jadwal lembur secara bergilir.

Jika hal itu terjadi, bisa dipastikan para karyawan akan merindukan suasana lembur karena mereka mendapatkan haknya dengan baik dan kewajibannya pun bisa ditunaikan dengan baik pula.

Namun, ada baiknya agar karyawan bisa bekerja sesuai dengan yang diberlakukan perusahaan. Sehingga pihak management bisa menerapkan waktu kerja yang efektif untuk seluruh karyawan.

10. Memberikan Tambahan Cuti

Memberikan Tambahan Cuti

Sebagai pimpinan, Anda boleh memberikan lembur pada karyawan jika pekerjaan tersebut urgen dan butuh penanganan yang cukup ekstra.

Nah, ketika Anda ‘’berani’’ meminjam waktu tambahan mereka, maka harus memberlakukan pula waktu tambahan cuti untuk mereka.

Tujuannya adalah karyawan bisa beristirahat sejenak menambah energi mereka untuk bisa menyelesaikan pekerjaan yang lebih baik di lain waktu.

Pemberian cuti tamabahn pun bisa dilakukan setelah mereka lembur dan menyelesaikan tugasnya dengan baik.

Jika tidak bisa memberikan waktu cuti tambahan saat hari besar atau akhir tahun.
Bila tidak memungkinkan untuk memberikan cuti, Anda bisa memberlakukan libur di esok hari bila karyawan Anda lembur pada hari ini.

Ataupun bisa dengan mempersilahkan mereka untuk pulang lebih awal di hari berikutnya.

Percayalah, dengan apresiasi yang dilakukan tersebut bisa membuat karyawan menghargai Anda sebagai pimpinan.

Baca juga : 10 Waktu dan Tanda Karyawan Harus Mengambil Cuti

Tentu saja apresiasi tersebut bisa membuat karyawan ‘’nagih’’ untuk lembur.

Penutup

Setiap karyawan dan pimpinan perusahaan pada dasarnya saling membutuhkan sama lain. Perusahaan tidak akan jalan bila tidak ada nakhoda yang memimpin ‘’perjalanan’’ tersebut.

Namun, sang nakhoda pun tidak bisa menjalankan perahu sendirian, butuh awak kapal yang akan memberitahu dan membantu nakhoda untuk bertindak.

Intinya, jangan sampai sebagi pimpinan terlalu mempekerjakan karyawan dengan semena-mena jika begitu mereka tidak betah bekerja di perusahaan Anda.

Semoga dengan informasi mengenai 10 cara membuat karyawan betah untuk lembur ini bermanfaat untuk Anda.